Month: October 2016

Pendidikan memang menjadi salah satu faktor yang bisa mendukung kesuksesan seseorang di masa depannya. Meskipun bukanlah yang pasti, tapi kecenderungan orang untuk menggapai pendidikan tinggi menjadi pertanda bahwa pendidikan adalah hal yang penting.

Pendidikan sendiri saat ini ada beragam jenis yang bisa dipilih seperti pendidikan formal, nonformal dan informal. Berkaitan dengan perihal kesuksesan tadi tentu saja tidak hanya pendidikan formal saja yang bisa membawa seseorang pada jalur suskes.

Sebab dengan pilihan jalur pendidikan non formal seperti Homeschooling misalnya, seseorang juga memiliki peluang yang sama untuk mencapai kesuksesan.

Nah, Jika anda masih ragu atau belum percaya, berikut ini adalah beberapa tokoh berpengaruh di dunia yang menjalani Homeschooling pada usia sekolah mereka dahulu.

 

Tokoh Berpengaruh di Dunia Yang Menjalani Homeschooling agatha christie

Photo by Bruce Stokes

  1. Agatha Christie, Novelis dan Penulis Ternama Dunia

Bagi para pecinta sastra dan literasi, tentu sudah tidak asing lagi dengan sosok Agatha Christie. Penulis dan novelis misteri ternama dunia asal Inggris ini memang menjalani pendidikannya secara mandiri di rumah dalam konsep Homeschooling.

Agatha kecil diketahui adalah sosok sangat pemalu. Maka dari itu ibunya kemudian memutuskan untuk mendidik secara Homeschooling di rumahnya. Tak salah, dengan pendidikan Homeschooling ini maka Agatha mampu tumbuh jadi sosok yang suskes sebagai penulis dengan novel detektif terlaris sepanjang masa dari Inggris.

 

  1. Pearl S. Buck, Penulis The Good Earth

Tokoh suskes berikutnya yang lahir dari pendidikan Homeschooling adalah Pearl S. Buck. Penulis buku The Good Earth asal Amerika ini sendiri memang telah dididik oleh orangtuanya secara mandiri di rumah dengan metode Homeschooling di China sejak usia tiga bulan.

Dengan pendidikan Homeschooling ini Pearl S. Buck justru menemukan jati dinya sebagai penulis.

Dalam karirnya, Pearl tumbuh menjadi penulis ternama dengan pencapaian luar biasa seperti mendapatkan penghargaan Pulitzer yaitu penghargaan tertinggi dalam bidang jurnalisme cetak di Amerika Serikat.

Selain itu, Peral S. Buck juga pernah menerima penghargaan nobel sastra di tahun 1938.

 

  1. Alexander Graham Bell, Penemu Telepon

Nama yang satu ini tentu banyak orang mengenalnya, yaitu penemu telepon Alexander Graham Bell. Penemuannya yang sangat berguna bagi umat manusia sekarang diilhami dari ibunya yang mendidiknya di rumah secara Homeschooling.

Ya, saat itu ketika ibunya kehilangan pendengaran, pria kelahiran Skotlandia ini kemudian melakukan penelitian pada bunyi dan suara di rumahnya. Nah dari penelitiannya tersebut akhirnya muncul mahakarya alat komunikasi telepon.

 

thomas alva edison Tokoh Berpengaruh di Dunia Yang Menjalani Homeschooling

  1. Thomas Alva Edison, Penemu Bola Lampu

Selanjutnya, tokoh berpengaruh di dunia yang menjalani Homeschooling adalah Thomas Alva Edison. Penemu bola lampu asal Amerika ini sendiri adalah pengidap ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) yang memang butuh penanganan khusus.

Maka dari itu ibunya kemudian memilih pendidikan Homeschooling untuk Thomas. Sebenarnya Thomas pernah mengenyam pendidikan formal, namun sayang di sekolah umum itu Thomas hanya bertahan tiga bulan karena dianggap tidak mampu.

Untungnya pilihan Ibunya pada pendidikan Homeschooling sangatlah tepat. Sebab dengan pendidikan sekolah rumah ini Thomas jadi merasa nyaman. Setelah itu Thomas pun mampu menjadi seorang penemu besar dunia yang menginspirasi banyak orang.

 

 

  1. Woodrow Wilson, Presiden Amerika Serikat ke-28

Tidak hanya penulis dan penemu, tokoh sukses dari pendidikan Homeschooling juga adalah seorang presiden. Sebut saja Presiden Amerika ke-28 yaitu Woodrow Wilson.

Woodrow Wilson kecil adalah sosok yang sulit belajar bahkan belum bisa membaca hingga di usia 12 tahun. Dari sini ayahnya memahami karakter Woodrow dan kemudian memilih pendidikan Homescooling untuknya.

Dari pendidikan sekolah rumah inilah bakat Woodrow sebagai politisi muncul dan akhirnya sukses menjadi Presiden Amerika Serikat di tahun 1913-1921. Selain menjadi Presiden Amerika Serikat ke-28, Woodrow juga mampu menerima Nobel perdamaian 1919 dan juga mempelopori berdirinya PBB.

Dari sedikit contoh tentang keberhasilan beberapa tokoh berpengaruh di dunia yang menjalani Homeschooling di atas, diharapkan orang tua tidak ragu untuk menerapkan model pendidikan ini kepada putra-putrinya.

Karena dengan Homeschooling ini, bakat dan minat anak yang berbeda-beda akan dapat dikembangkan secara lebih optimal dan terarah sehingga potensi diri terbesar mereka dapat digali dan dikembangkan dengan sebaik-baiknya.

Mengapa Anak Perlu Homeschooling?

Homeschooling atau sekolah rumah saat ini memang telah banyak menjadi pilihan bagi para orangtua dan anak untuk memperoleh pendidikan alternatif.

Dengan diakuinya sistem pendidikan homeschooling oleh pemerintah tentu makin menjadikan cara pendidikan ini menjadi salah satu opsi ditengah kekhawatiran orangtua akan buruknya pendidikan formal beserta lingkungannya.

Seperti kita tahu bahwa beberapa kasus bullying, tawuran, pelecehan dan juga penculikan anak merupakan deretan kejadian yang cukup sering terjadi di sekolah-sekolah umum dewasa ini.

Belum lagi melihat pengajaran dan pembelajaran di sekolah yang tidak optimal sehingga anak-anak perlu menambah jam belajar mereka di tempat bimbingan belajar.

Beberapa hal ini jelas menjadi penanda bahwa pendidikan alternatif memang sudah merupakan hal yang penting untuk bisa hadir ditengah masyarakat.

 

Urgensi Homeschooling

Bukanlah tanpa sebab bila kemudian muncul permintaan yang besar pada suatu hal, termasuk pada homeschooling ini.

Respon dan minat publik terhadap pendidikan alternatif ini juga terbilang tinggi. Tentu bila masyarakat saja sudah banyak yang menginginkan pendidikan jenis informal ini maka bisa dikatakan ada yang tidak beres dengan pendidikan umum di negeri ini.

Beberapa keadaan yang bisa mengancam anak di lingkungan sekolah seperti yang disebutkan di atas di Indonesia memang bisa dikatakan sudah berada dalam taraf mengkhawatirkan.

Maka dari itu bisa disimpulkan bahwa urgensi atau tingkat pentingnya pendidikan alternatif homeschooling di negeri ini sudah cukup besar.

 

Keuntungan Pendidikan Homeschooling Bagi Anak dan Orangtua

Dengan memilih pendidikan alternatif homeschooling maka memang akan ada dua pihak yang diuntungkan, yaitu anak dan orangtua anak tersebut.

Orangtua akan banyak mendapatkan keuntungan dari sistem pendidikan homeschooling ini.

Pertama adalah tentunya ketenangan. Ketenangan hati dan pikiran merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan.

Nah ketika anak belajar di rumah, maka orang tua tak perlu lagi resah dan khawatir dengan hal-hal buruk yang bisa terjadi di lingkungan sekolah. Perkembangan belajar anak dari waktu ke waktu juga bisa dipantau dengan lebih baik.

Keuntungan lain bagi orangtua adalah bisa berperan aktif dalam menentukan materi dan proses pembelajaran bagi anak, dengan penekanan untuk menumbuh kembangkan potensi dan bakat anak.

Bagi anak sendiri, pendidikan homeschooling bisa membuat potensi yang dimilikinya dapat dikembangkan dengan optimal. Selain itu, beban belajar bagi anak juga bisa diatur sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang dimilikinya.

Dan yang paling penting tentunya adalah suasana belajar yang menyenangkan dan baik untuk proses perkembangan dan pertumbuhan fisik, mental, dan kecerdasan berpikir mereka.

 

Homeschooling Primagama Sebagai Alternatif Pendidikan yang Terbaik

 

homeschooling primagama

Semua orangtua tentu pasti ingin selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka, terutama dalam hal pendidikan.

Untuk urusan pendidikan yang amat penting ini tentu orangtua juga akan sangat serius memperhatikan, terumana mengenai kualitasnya.

Nah, bila anda sebagai orang tua memang sedang membutuhkan pendidikan alternatif yang tepat, selain pendidikan formal bagi putra-putri anda, maka opsi homeschooling adalah sebuah pilihan yang sangat bijaksana untuk dipertimbangkan.

Jangan ragu dengan pendidikan alternatif ini sebab pemerintah sudah mengakui homeschooling ini sebagai bagian dari pendidikan nasional.

Masuknya homeschooling sebagai bagian dari pendidikan nasional sendiri bahkan telah diatur dalam perundang-undangan yaitu pasal 1 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional – Sisdiknas No. 20/2003.

Dalam Undang-Undang tersebut, homeschooling ini telah dikategorikan ke dalam pendidikan informal keluarga dan lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri.

Homeschooling Primagama yang telah puluhan tahun berpengalaman dalam membantu keberhasilan belajar siswa, akan sangat membantu peran aktif orang tua dalam menyelenggarakan pembelajaran yang sangat dibutuhkan anak.

Dengan berbagai jenis program pembelajaran yang disusun khusus untuk kebutuhan unik masing-masing siswa, mereka dapat menikmati proses belajar dengan nyaman, tenang, dan menyenangkan.

Program-program pembelajaran di Homeschooling Primagama telah dirancang dengan sangat baik guna mengoptimalkan bakat dan minat siswa, dan telah terbukti efektif dalam membantu keberhasilan siswa menggapai cita-cita mereka.

Siswa-siswi ataupun alumni Homeschooling Primagama banyak yang sedang menikmati kegiatan mereka sebagai atlet, artis, novelis maupun kegiatan positif lainnya.

Juga mereka banyak yang melanjutkan kuliah di Fakultas, Jurusan, dan Universitas yang menjadi idaman mereka dan banyak orang lainnya, baik di Indonesia maupun di Luar Negeri.

Kegiatan Keagamaan di Homeschooling Primagama BSD

Kegiatan keagamaan di Homeschooling Primagama BSD Tangerang Selatan juga menjadi aktifitas rutin terjadwal untuk para siswa.

Kegiatan keagamaan tersebut biasanya masuk dalam program belajar mengajar yang dilakukan secara bersama dalam kelas komunitas.

Melalui kegiatan keagamaan dalam kelas komunitas ini, siswa diharapkan bisa menjadi generasi yang bertakwa, mampu menjalin sikap kebersamaan, sikap gotong royong, menumbuhkan sifat sosial dan menjadi pribadi yang humanis.

Menurut Nina Fitriah, salah satu pengasuh kelas komunitas keagamaan di Homeschooling Primagama Tangerang Selatan, kegiatan tersebut biasanya dilakukan pada hari Jumat, atau sebelum Ujian Tengah Semester (UTS).

Agenda komunitas keagamaan ini biasanya berupa tadarus Al-Quran, praktik Sholat, hafalan surat-surat pendek, ataupun tausiyah mengenai kehidupan yang jujur dan bertanggung jawab.

Sepanjang pembelajaran, siswa didorong turut aktif sebagai bentuk partisipasi positif untuk pembangunan mental dan karakter ke arah yang lebih baik.

Siswa juga menyambut dengan baik aktifitas tersebut, dimana mereka merasa sangat senang dan berharap setiap bulan bisa bergabung dalam kelas komunitas keagamaan ini.

Melalui kegiatan komunitas keagamaan, siswa Homeschooling Primagama BSD Tangerang Selatan diharapkan tidak hanya mengejar formalitas nilai, namun juga belajar membangun dan menerapkan nilai-nilai luhur yang berlandaskan keyakinan masing-masing sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional.

Secara umum, kegiatan dalam kelas komunitas biasa dilakukan pada setiap hari Jumat dengan kegiatan yang beragam. bukan hanya belajar agama.

Kegiatan lain dalam kelas tersebut diantaranya adalah kegiatan berkesenian, belajar sambil berkunjung ke museum, dan lain sebagainya yang dilakukan secara bergantian dan terjadwal sehingga siswa selalu excited dengan setiap aktifitas yang dilakukan.

Pada intinya, kelas komunitas diselenggarakan secara rutin sebagai ajang silaturahim, bersosialisasi, dan menjalin keakraban antar siswa Homeschooling Primagama BSD Tangerang Selatan.

Dengan keakraban yang terjalin, siswa diharapkan memiliki ikatan emosional persahabatan yang kuat dan tulus satu dengan yang lain, dan diharapkan persahabatan dan jalinan komunikasi tersebut bisa berlanjut selamanya.

Banyak kesan dari sebagian pihak yang  menganggap bahwa siswa Homeschooling itu kurang bisa bersosialisasi.

Namun anggapan ini terpatahkan dengan sendirinya oleh Homeschooling Primagama, salah satunya melalui kegiatan bersama dalam kelas komunitas ini.

 

 

error: Content is protected !!