Month: November 2018

Kurikulum yang digunakan oleh Homeschooling Primagama yaitu:

  • Kurikulum Nasional: Kurikulum Tingakat Satuan Pendidikan KTSP 2006/KURTILAS (Kurikulum 2013) yang dimodifikasi dengan memperhatikan pengembangan bakat dan minat serta kebutuhan peserta didik.
  • Kurikulum internasional: Cambridge International Examination (CIE) yang dimodifikasi dengan memperhatikan pengembangan bakat dan minat serta kebutuhan peserta didik:
    • International General Certificate Education Secondary Education (IGCSE)/ 5-11th
    • General Certificate Education Ordinary Level (GCE O Level) /14-16th
    • General Certificate Education Advance Level Subsidiary and Advanced Level (GCE AS/A Level) /16-19th
  • Kurikulum Inklusi
    Kurikulum program inklusi merupakan bentuk penyesuaian dari kurikulum nasional. Modifikasi program disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik

 

Terdapat 3 macam ijazah pada Homeschooling Primagama :

  • Ijazah Formal dengan mekanisme Ujian Akhir Nasional (UAN)*
  • Ijazah Non-Formal dengan mekanisme Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK)
  • Ijazah International dengan mekanisme Cambridge International Examination (CIE)

Sistem belajar di Homeschooling Primagama (HSPG)

  • Tatap muka

Kegaiatan pembelajaran dimana peserta didik didampingi oleh guru HSPG untuk memandu pembelajaran seperti kegiatan pembelajaran pada umumnya. Pembelajaran tatap muka ditempuh sesuai dengan jadwal yang diberikan.

  • Tutorial

Pembelajaran yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartsipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik dan psikologis peserta didik.`

  • Kegiatan Mandiri

Kegiatan Mandiri merupakan pengembangan belajar di rumah, dengan tujuan untuk menyelesaikan seluruh kompetensi atau kompetensi tertentu yang menjadi beban pada mata pelajaran tertentu.

1. Homeschooling Individu ( tunggal )

Sistem Homeschooling yang dapat dilakukan di homeschooling dengan 1 pengajar 1 siswa dalam setiap pelajaran atau dapat juga dilakukan secara mandiri di rumah bersama orangtua atau dengan guru dari HSPG.

2. Homeschooling Komunitas

Sistem belajar homeschooling yang diikuti 2-5 siswa dalam satu kelompok belajar, kegiatan ini dilaksanakan di HSPG dengan 1 pengajar sesuai bidang studi masing-masing.

3. Sistem Belajar Distance Learning

Sistem Belajar jarak jauh via internet (online) yang menggunakan aplikasi skype, sehingga pengajar HSPG dapat berinteraksi langsung (tatap muka) dengan siswa.

4. Sistem Belajar Mandiri

Sistem belajar dimana siswa belajar secara mandiri atau didampingi (orangtua/pengajar pribadi diluar pengajar HSPG) dan siswa sepenuhnya mendapatkan hak/fasilitas dari Homeschooling Primagama.

VISI HOMESCHOOLING PRIMAGAMA

Menjadi lembaga pendamping homeschooling terbaik dan terbesar dengan membentuk peserta didik menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter serta mampu mengembangkan potensi akademis dan non akademis secara optimal.

MISI HOMESCHOOLING PRIMAGAMA

  1. Menjadi pelaku homeschooling yang berkualitas, bertaraf nasional dan internasional.
  2. Memberikan alternatif sistem pendidikan di Indonesia yang berkualitas nasional maupun internasional.
  3. Menyelenggarakan program pendidikan yang mengembangkan potensi akademis dan non akademis berbasis minat dan bakat.
  4. Menjadi mitra bagi masyarakat dan pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan bangsa secara nasional.
  5. Menjadi acuan pendidikan alternatif di Indonesia.

Keunggulan Homeschooling Primagama dibandingkan Lembaga Pendidikan sejenis lainnya:

  • Telah memiliki legalitas operasional dan pengakuan yang terpercaya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan No. Izin 057-059/GK/2015/3327-3329/31
  • Siswa dapat memilih sistem ujian dan ijazah yang diinginkan*)
  • Waktu belajar lebih fleksibel
  • Siswa dapat mengeksplorasi hobi dan bakat secara maksimal
  • Pemantauan psikologi secara terstruktur dan terarah
  • Dibekali kecakapan hidup sesuai bakat dan minat
  • Ekstrakurikuler sesuai bakat dan minat siswa**)

*) Sistem Nasional atau Cambridge International

**) Ektrakurikuler dapat memilih ekskul yang sudah ada di HSPG (wajib pilihan) atau dapat mengikuti kegiatan tambahan diluar dan nilai akan masuk kedalam penilaian raport

Museum Layang-layang

(Senin, 20 Agustus 2018) Homeschooling Primagama BSD melakukan learning outdoor di Museum Layang-layang. Kegiatan ini diikuti oleh siswa/i SMP-SMA yang bertujuan untuk mengasah kreativitas seni dalam membuat layang-layang serta menjalin keakraban antar siswa.

Dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam, Tibalah kita di lokasi museum dibilangan Pondok Labu Jakarta Selatan. Suasana rindang nan sejuk, membuat para peserta untuk tidak sabar memulai kegiatan ini segera. Di dampingi oleh pemandu, para siswa diajak menyaksikan pemutaran film dokumenter mengenai layang-layang dari berbagai negara. Dalam sesi ini para siswa dibekali dengan pengetahuan sejarah layang-layang serta karakteristik layang-layang di setiap negara.

Pada sesi kedua, peserta  diajak menuju pendopo tempat membuat layang-layang.  Mulailah masing-masing peserta berkreativitas dengan bahan yang telah disiapkan. pada sesi ini memerlukan waktu sekitar 30 menit. Layang-layang yang sudah jadi boleh dibawa pulang.

Menurut Rafli, “Kegiatan ini asyik, santai dan dapat ilmunya” imbuhnya dengan senang.

Belajar tidak hanya diruang kelas, guna menumbuhkan rasa percaya diri serta mampu beradaptasi dengan lingkungan.

 

 

error: Content is protected !!